Ini Dia Handphone Lipat Perdana Yang ada di Pasaran dan Habis Terjual

Ini Dia Handphone Lipat Perdana Yang ada di Pasaran dan Habis Terjual, Selama ini Samsung Galaxy Fold secara umum dirasakan sebagai smartphone lipat kesatu di dunia, akan namun pada kenyataannya, pada mula Oktober tahun lalu, Royole Technology mengenalkan smartphone lipat kesatu yang dijuluki “FlexPai”. Pada Desember 2018, Royole Technology bahkan sudah membuka pre-sale smartphone lipat kesatu di dunia tersebut. Dan belum lama ini Royole Technology secara resmi memberitahukan bahwa batch kesatu penjualan terjual habis.

Memang, Royole tidak mengungkapkan jumlah stok dari batch kesatu penjualan tersebut. Mereka melulu mengatakan bahwa penjualan putaran berikutnya dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 9 Mei 2019.

Royole FlexPai muncul dalam tiga varian penyimpanan RAM 6GB/ROM 128GB, RAM 8GB/ ROM 256GB, dan RAM 8GB / ROM 512GB yang setiap dibanderol dengan harga 8,999 Yuan (USD$ 1,337 atau Rp.20 jutaan), 9,998 Yuan (USD$ 1,486 atau Rp.23 jutaan) dan 12,999 Yuan (USD$ 1,932 atau Rp.29 jutaan).

Smartphone lipat kesatu di dunia ini mempunyai ketebalan melulu 7.6mm dan ini ialah layar luwes flap AMOLED generasi kedua 7,8 inci yang dikembangkan secara independen oleh Royole Technology. Royole FlexPai muncul dengan teknologi pengisian daya yang dikembangkan sendiri oleh Royole Technology, yang dianggap bahwa daya di perlengkapan ini dapat dipenuhi hingga 80% melulu dalam tempo 60 menit.

Suskesnya penjualan smartphone lipat Royole Flexpai ini dapat jadi pertanda bahwa model layar lipat bakal menjadi trend masa depan. Tetapi harga jual yang mahal tetap bakal menjadi tantangan sebab teknologi ini terbilang baru dan tidak sedikit orang yang masih menantikan apakah smartphone lipat ini pantas untuk dibeli.

Realme Menginformasikan ingin garap smartphone 5G dan smartphone lipat

Realme mengemukakan rencana mereka untuk sejumlah waktu ke depan dimana mereka. Realmi diketahui sedang menyiapkan sejumlah langkah strategis tergolong ekpansi ke Cina dan Eropa sampai AS. Hal itu terungkap lewat wawancara ekslusif GSMArena dengan CEO Realme, Madhav Sheth.

Madhav Sheth melafalkan bahwa smartphone Realme akan terdapat di area Eropa pada akhir Juni 2019, dibuka dengan toko online yang memasarkan langsung ke konsumen. Di samping smartphone, Realme menuliskan bahwa mereka pun menjual sekian banyak aksesori pintar bermerek Realme akhir tahun ini pun di pasar yang lebih luas.

Sheth juga berkata panjang lebar mengenai rencana Realme di masa depan. Realme bakal meningkatkan sekian banyak fitur ke pembaruan perangkat empuk terbaru (Realme 3 Pro bakal menjadi smartphone yang kesatu di jajaran smartphone Realme yang bakal menemukan update OS Android Q) dan update Color OS versi yang terbaru.

Tak melulu itu, Madhav Sheth pun menuliskan bahwa akan mengerjakan smartphone Realme yang menyokong konektivitas 5G. Madhav Sheth menuliskan bahwa memang pada tadinya Realme membina portofolio dari level entry level ke premium, yang mempunyai range harga antara USD$ 100 sampai USD$ 300. Namun Realme pun “tanggap” dengan sekian banyak teknologi baru, seperti contohnya 5G dan Madhav Sheth menuliskan bahwa Realme akan konsentrasi pada seluruh teknologi teranyar dalam penggarapan smartphone di masa depan.

Terkait dengan rencana penggarapan guna ponsel Realme 5G, Madhav Sheth menuliskan bahwa di India ketika ini seluruh operator sedang mempersiapkan diri untuk menyokong teknologi 5G dan sedapat barangkali akan siap untuk mengerjakan smartphone 5G bahkan sebelum operator berlalu dengan sokongan 5G mereka. Namun Madhav Sheth belum dapat meyakinkan kapan smartphone Realme 5G terealsasi. Bahkan Madhav Sheth tidak berani meyakinkan apakah bakal terwujud di tahun depan. Namun beliau menuliskan bahwa pasar smartphone ialah pasar yang dinamis, dan teknologi 5G ialah salah satu fitur terpenting untuk Realm eke depannya.

Lalu berhubungan dengan trend smartphone lipat, Madhav Sheth menuliskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan desain lipat tersebut. Memang tidak dapat dipungkiri, desain smartphone lipat masih tergolong paling mahal. Namun Realme sedapat barangkali akan mengerjakan smartphone berdesain lipat dengan harga yang realistis, lumayan terjangkau dan masuk akal untuk para pemakai.

Inilah 10 Mitos Mengenai Handphone Yang di Percaya Oleh Orang - Orang

Inilah 10 Mitos Mengenai Handphone Yang di Percaya Oleh Orang – Orang

Inilah 10 Mitos Mengenai Handphone Yang di Percaya Oleh Orang – Orang, Perkembangan handphone mempunyai sejarah yang lumayan panjang, bakal tetapi perlengkapan ini mulai populer pada tahun 90-an.

Seiring dengan kepopuleran yang didapatkan, tentu hadir mitos-mitos seputar handphone yang entah berasal dari mana.

Dari mitos-mitos yang telah lama beredar, Jaka inginkan kasih anda tahu 10 mitos handphone yang ternyata terbukti melulu hoaks semata!

10 Mitos Handphone yang Ternyata Hoaks
Hayo, Jaka yakin kalian percaya sama sejumlah mitos yang terdapat di bawah ini, geng! Coba kalian cek, bagaimana kenyataan sebenarnya dari mitos yang kalian percayai itu.

Sudah siap? Yuk langsung aja disimak pembahasan Jaka di bawah ini!

1. Menutup Aplikasi Background Akan Mempercepat Handphone


Mitos:
Jika handphone-mu terasa lambat, tutup semua software yang sedang berjalan.

Fakta:
Secara logika, kerja handphone bakal menjadi berat dan menghabiskan baterai bilamana kita membuka begitu banyak software dalam satu waktu.

Mungkin terdapat benarnya, namun pada kenyatannya mayoritas smartphone canggih telah dirancang guna mengoptimalkan tugas yang sedang anda buka.

Sedangkan aplikasi-aplikasi yang sudah anda buka namun tidak sedang dipakai (background apps), tidak bakal menyita RAM-mu.

Menutup software yang tidak dipakai tidak terdapat salahnya, namun jangan bercita-cita handphone-mu bakal menjadi lebih cepat.

2. Telepon dengan Kondisi Dicas bakal Membuat Handphone Meledak
Mitos:
Jangan menelepon saat smartphone-mu dicas karena tersebut akan merangsang ledakan.

Fakta:
Selama charger yang kamu pakai bukan brand abal-abal, handphone anda tidak bakal meledak dan membuatmu terluka.

Jika anda menggunakan charger murahan yang tidak terjamin kualitasnya, maka anda harus berhati-hati dalam menggunakannya.

Baca juga tulisan Jaka mengenai mitos seputar baterai yang ini ya, geng!

3. Semakin Besar Megapixel Semakin Bagus Kamera


Mitos:
Semakin besar MP dari suatu kamera handphone, semakin bagus pula gambar yang dihasilkan.

Fakta:
Faktanya, ukuran megapixel dari sebuah kamera melulu bersangkutan seberapa besar potret yang dapat kamu ambil.

Bagus tidaknya hasil potret ditentukan oleh tidak sedikit faktor, laksana kualitas sensor, lensa, sampai prosesor gambar.

Jadi, andai kamu mengejar smartphone dengan kamera 100MP sekalipun, tidak boleh merasa yakin dulu bahwa kamera smartphone-mu ialah yang terbaik.

Mitos-Mitos Lainnya . . .

4. Handphone Bisa Digunakan guna Memasak Telur
Mitos:
Radiasi yang dipancarkan oleh handphone dapat menciptakan matang sebutir telepon.

Fakta:
Pernah beredar suatu video di Youtube mengenai adanya telur yang matang saat diletakkan salah satu dua handphone.

Video tersebut hendak menunjukkan bahaya radiasi untuk otak kita saat melakukan panggilan. Masalahnya, video tersebut melulu tipuan semata!

Handphone memang memancarkan radiasi mikroskopis, tapi anda membutuhkan minimal 7.000 handphone untuk dapat membuat telur matang.

5. Beras Bisa Digunakan guna Mengeringkan Handphone


Mitos:
Kalau handphone tidak sengaja terendam air, masukkan ke dalam beras supaya airnya terserap.

Fakta:
Meskipun beras dapat menyerap lembab, nyatanya beras baru dapat melakukannya bilamana bersentuhan langsung dengan air.

Ketika handphone-mu contohnya tercebur ke empang renang, barangkali beras dapat menyerap air yang sedang di permukaan HP, namun tidak dengan air yang telah masuk ke dalam mesin.

Apalagi, ada sejenis tepung pada beras yang dapat menyebabkan korosi. Untungnya, smartphone yang ada kini rata-rata telah dilengkapi dengan fitur tahan air.

6. Mengeluarkan Kartu SIM Membuat Kamu Tidak Terlacak
Mitos:
Agar tidak dapat dilacak, anda harus menerbitkan kartu SIM dari handphone-mu.

Fakta:
Mitos yang lebih besar ialah tentang pelacakan. Kecuali anda masuk ke Kumpulan Pencarian Orang (DPO), anda tidak akan dilacak oleh siapapun baik pemerintah maupun kepolisian.

Lantas apakah dengan menerbitkan SIM menciptakan kita tidak dapat dilacak? Jawabannya, tidak. Selama smartphone anda menyala, anda masih dapat dilacak oleh pihak yang berwenang.

7. Screen Protector Akan Mencegah Goresan


Mitos:
Handphone mesti memakai screen protector supaya terhindar dari goresan.

Fakta:
Ketika smartphone dengan layar touch screen kesatu kali keluar, layar tersebut tercipta dari kaca tipis yang rentan terhadap goresan dan retakan.

Untuk mengayomi layar dari risiko-risiko tersebut, dibuatlah screen protector yang dapat meminimalisir goresan dan retakan tersebut.

Akan tetapi, semua produsen smartphone kini sudah melengkapi perlengkapan mereka dengan layar yang tangguh dan anti gores.

Jadi, andai kamu melakukan pembelian smartphone, anda tidak perlu melakukan pembelian screen protector, kecuali kamu hendak memberikan perlindungan ekstra.

8. Tidak Boleh Menggunakan Handphone di Rumah Sakit, Pom Bensin, dan Pesawat
Mitos:
Menggunakan handphone di lokasi tinggal sakit, pom bensin, dan pesawat terbang paling berbahaya.

Fakta:
Sebenarnya, radiasi yang didapatkan oleh handphone terlampau lemah guna merusak sistem navigasi pesawat, meledakkan pom bensin, dan mengakibatkan orang sakit meningkat sakit.

Akan tetapi, andai kamu hendak main aman, kamu dapat menghentikan pemakaianmu handphone-mu guna sementara saat sedang sedang di lokasi-lokasi tersebut.

9. Handphone Android Mudah Terkena Virus


Mitos:
Sistem operasi Android sangat gampang terkena virus karena mempunyai sifat open source.

Fakta:
Jika dikomparasikan dengan iOS yang memiliki ketenteraman ketat, Android memang lebih rentan terpapar serangan virus.

Meskipun open source, pada prakteknya sistem operasi Android paling aman. Yang tidak aman ialah aplikasinya.

Apalagi andai kamu mengunduh software di luar Play Store yang belum terjamin keamanannya, alamat smartphone-mu akan terpapar malware yang berbahaya, geng!

10. Handphone Menyebabkan Kanker
Mitos:
Radiasi handphone dapat memicu penyakit kanker.

Fakta:
Penelitian memperlihatkan bahwa tidak terdapat korealsi antara pemakaikan handphone dan kanker. Pancaran radiasi yang terdapat tidak mempunyai energi yang lumayan untuk merusak DNA secara langsung.

Jadi, anda enggak perlu cemas bahwa handphone-mu bakal merusak otakmu dan menumbuhkan tumor yang berbahaya.

Akhir Kata
Jadi itu, geng, 10 mitos mengenai handphone yang ternyata tidak terbukti sama sekali. Mana aja yang sekitar ini anda percayai?.